San Diego Hills - Karawang

February 01, 2016


Peter Pan was right..Growing up sucks..Take me to Neverland. So come with me, where dreams are born, and time is never planned. Just think of happy things, and your heart will fly on wings, forever in Neverland!













Ke karawang karena efek ga bisa ikut ke Bali.
Oke it's fine. Belum jatahnya ke Bali. Harus jaga kandang dulu di kantor. :( 
Aku, Ukhti(kak Ratih), dan kak Tipon flashpacker an ke Karawang. Kebetulan tempat tinggal Ukhti disini. Karawang emang bukan tempat wisata sih. Jadi jangan harap bakal banyak foto di hashtag #explorekarawang
Mungkin yang sering muncul ketika search explore Karawang adalah tempat ini. San Diego Hills. Dibalik foto foto tentang persawahan(karena Karawang pernah menjadi lumbung padi terbesar di Indonesia). 
Tempat ini deket banget dengan exit tol Karawang 2 KM 46. Jadi, kalo pake mobil dan keluar tol dijamin ga bakal tersesat jauh kok. 
Oh ya saran aja sih, kalau mau ke tempat tempat unik di Karawang harus ada kendaraan pribadi minimal motor. Karena kebetulan Karawang ga seperti kota Bogor, ga banyak angkutan umum. Hihi. 
Oke, lanjut cerita tentang San Diego Hills. Ketika kami datang kebetulan entah ada acara pemakaman atau kirim doa. Yang jelas banyak tentara gitu di pemakaman. *dijamin baper nih Ukhti kalo baca ini : Tentara* Hehe. 
Kami parkir di parkiran sekitar danau buatan San Diego Hills. Ekspektasi dan Realita tak beda jauh kok. Malah ternyata lebih besar indah di Realita nya. Asri dan ga ada kesan seram seramnya sama sekali di pemakaman. Wajar sih ya, biaya pemakamannya saja dimulai dari 30juta hingga 1,5 milyar. Perawatan tentu menjadi konsentrasi dari memorial park ini. Ada yang tertarik beli rumah masa depan disini? :D Bakal di buka juga sih memorial park lain. Namanya Al-Azhar memorial park kalau tidak salah. 

Hal yang buat saya terpukau disini adalah bangunannya yang terkesan sendu namun tetap angkuh. Juga penataan seperti kota kecil semakin terasa bukan di Indonesia. Seperti di Eropa ketika musim panas (padahal belum pernah ke Eropa. Hehe. Take me to Eropaaaa). 

Berdasarkan cerita Ukhti, disini pernah dijadikan sebagai tempat syuting nya boyband asal Indonesia, SMASH. Haha. Pemakaman dijadikan latar untuk kampus. Cocok sih kalo menurutku. Coba aja search Cinta Cenat Cenut 2 movie. :D

Bus ke Bekasi(Ekonomi AC) 
10.000 x 2 = 20.000 /orang
Bus Bekasi ke Cikampek (Ekonomi)
10.000 x 2 = 20.000 / orang
Sisanya aku dan kak Tipon bersyukur banget ada keluarga Ukhti yang baik banget. Transport disana juga ada driver seksi (istilah kalo cewe pinter markirin mobil), dialah si Ukhti dari Karawang. Makasi ya Ukhti! :)

Weekend yang berbeda lagi. Thank Ukh. :)

nb: 
InshaAllah ada cerita lain. Cuma update ini dulu saja kali ya. Ada satu pertanyaan dari kak Tipon yang terngiang, kenapa sih Ta ga beli mirrorless aja. Dan jawabannya adalah belum ada kebutuhan khusus untuk kamera itu. Lagian masih fokus untuk ke pendidikan(sarjana). Anytime, if I have a reason to buy that things, believe me , I'll do everything to get it. Right now, still comfortable with my pocket cameras and my new mobile phones. Kalo misalkan dibeliin, mau kok kak :)

-susi octalana-

You Might Also Like

4 komentar

  1. ciye fokus pendidikan sarjana.. biar lulus kuliah = segera nikah ya ukh.. wkkw
    Btw itu pemakaman ? amazing keren banget, aku aja baru tau lho mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah Lulus kuliah S1 sama S2 masih lama belum kepikiran nikah 😁

      Iyaa, itu memorial park. Coba kesana.

      Delete
  2. syusi mah main mulu aku ga di ajakin hikzzz, pengen ikutaannnn

    ReplyDelete

Popular Posts